Highlights

Penyebab Dan Solusi Bagi Anak Picky Eater

Sejak umur 6 bulan, bayi sudah diperbolehkan untuk mengenal makanan pendukung ASI. Sejak itu, sedikit demi sedikit anak sudah mengetahui jenis makanan apa saja yang mereka makan. Bertambahnya usia mereka, meningkat pula jenis tekstur makanan yang mereka makan. Perubahan ini juga dibarengi mengajarkan mereka mengenal bentuk makanan. Biarkan mereka memegang dan merasakan makanannya dengan tangan mereka.

Sangat penting untuk Mama mengajarkan anak untuk makan sendiri. Kemampuan indera dan motoriknya agar bisa berkembang dengan maksimal. Walaupun sulit, tetapi harus dilakukan oleh orang tua. Biarkan mereka mengeksplor makanannya sendiri. Mama hanya perlu mengawasinya dari dekat.

Meskipun memiliki manfaat yang banyak, membiarkan anak makan sendiri juga terdapat kekurangannya. Kebebasan anak dalam makan, menjadikan beberapa anak memilah – milih makanan. Permasalahan ini sering disebut sebagai picky eater.

Anak usia toddler yang sering lebih rentan mengalami menolak makanan. Di usia ini memang menjadi awal anak belajar dalam perkembangan diri. Mereka sudah bisa menolak apapun yang tidak disukai. Apalagi mengenai makanan.

Ketika waktunya makan, ada saja tingkah mereka yang membuat Mama bingung untuk menghadapinya. Menolak makan, memuntahkannya, hingga berlari sering dilakukan para anak. Kalau sudah begini, biasanya para Mama mengambil keputusan untuk menyuapinya.

Bukan berarti ketika menyuapinya, masalah akan selesai. Malah tingkah laku anak semakin menjadi – jadi. Kalau sudah begini, emosi Mama pasti tidak bisa terkontrol dengan baik. Mama membiarkan mereka untuk tidak makan dan malah meninggalkannya.

Masalah ini jangan dibiarkan terlalu lama karena akan menjadi kebiasaan buruk bagi perkembangannya. Salah satu masalah yang terjadi adalah kurangnya asupan gizi yang masuk pada anak.

Terjadinya Picky Eater

Sebenarnya picky eater akan berakhir sejalannya waktu, tetapi kalau Mama hanya membiarkan mereka tidak memakan dengan benar sejak kecil akan berdampak hingga dewasa nantinya. Ada beberapa penyebab kenapa anak menjadi picky eater. Dibawah ini ada beberapa alasan anak picky eater:

  1. Contoh keluarga

Sebelum menyalahkan anak, ada baiknya perhatikan kembali sanak keluarga sekitar. Apakah mereka pemilih makanan juga atau malah Mama sendiri adalah seorang pemilih makanan. Bila seperti itu, sudah jelas anak juga menjadi pemilih makanan.

  1. Makanan “membosankan”

Saat diberi menu baru, anak akan terlihat sangat excited untuk mencicipinya. Rasa penasaran anak hanya bertahan hingga 2 – 3 kali. Selanjutnya mereka akan bosan dengan makanan yang sama.

  1. Memaksakan kehendak anak

Kita sebagai orang tua pastinya menginginkan anak tumbuh kembang yang baik. Banyak yang beranggapan memberi anak makan dengan porsi yang banyak bisa membuat anak berkembang dengan baik. Padahal stigma itu yang harus dihilangkan.

Orang tua harus paham kapasitas lambung anak berbeda dengan orang dewasa. Maka dari itu, kenapa anak malas untuk makan karena porsi yang dilihat sangat besar.

Tips Anak Picky Eater

Itulah beberapa penyebab kenapa anak menjadi si picky eater. Selalu ingat lah bagaimana kita memperlakukan anak, maka ia akan tumbuh kembang seperti itu pula. Mulai sekarang atur perilaku sehat agar anak “sehat” pula. Dibawah ini ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi anak picky eater:

  • Membuat sarapan yang menarik

Menjaga mood seharian memang berawal dari pagi hari. Apabila pagi hari mood kita sudah jelek, pastinya akan menjadi hari yang buruk. Begitu pun dengan anak. Buat pagi hari mereka berwarna dengan menyajikan sarapan yang unik. Disinilah peran orang tua kreatif harus dikeluarkan. Jangan membuat sarapan yang sama setiap harinya untuk anak. Buatlah makanan dengan jenis berbeda yang disajikan sedemikian rupa hingga menarik. Percaya atau tidak, itu akan membuat mood anak baik seharian. Makan siang dan malam pun mereka akan tenang.

  • Ajak anak turut serta membuat makanan

Jangan segan untuk mengajak anak ikut turun ke dapur. Walaupun dengan adanya si kecil akan memperlama Mama memasak, mereka akan tahu dan memahami bagaiman sebuah makanan tersaji. Disaat inilah, Mama juga bisa memperkenalkan mereka setiap bahan makanan yang akan dibuat.

Sebisa mungkin ajak anak untuk mencicipi hasil makanan yang telah dibuat.

  • Selalu makan bersama

Anak akan senang apabila dikerjakan bersama – sama. Itulah kenapa makan bersama keluarga mempunyai banyak manfaat. Selain menjaga keharmonisan keluarga, ini bisa membantu anak menangani picky eater. Secara tidak sadar, mereka akan meniru keluarganya yang sedang makan.

  • Membiarkan anak berkreasi atas makanannya

Jangan melarang apapun kepada anak yang sedang makan. Biarkan mereka bebas dalam menentukan pilihan, entah memegang langsung atau menggunakan sendok. Jangan berkomentar apabila mereka memakan makanannya secara terpisah antar lauk. Mama hanya perlu melihatnya dan menemaninya saja agar makanan tersebut tidak dibuang.



0 Comments on "Penyebab Dan Solusi Bagi Anak Picky Eater"


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Leave a Reply