Highlights

Tips Mengajari Anak Tidur Sendiri

October 12, 2018 By 0 Comments

Semua kebutuhan buah hati sebelum lahir ke dunia pastinya tidak ada yang kurang. Dari mulai pakaian, mainan hingga ke ruang kamar. Namun pada kenyataannya ketika sang buah hati telah hadir, ada beberapa perlengkapan tidak digunakan sebagaimana mestinya. Salah satunya adalah kamar. Seringkali kamar anak hanya dijadikan tempat menaruh baju atau perlengkapannya tetapi tak pernah ditempati oleh empunya. Bahkan hingga mereka dewasa, membiarkan mereka untuk tidur dikamarnya sendiri tak terlaksana.

Para mama tidak akan tenang berada di berbeda ruangan dengan sang anak. Maka dari itu sebagian mama membiarkan mereka tidur bersama hingga mereka besar. Permasalahan yang sering dirasa apabila terlalu lama tidur bersama, sang anak akan susah untuk tidur sendiri nantinya ketika dewasa. Tidak mungkin bukan sang anak akan selalu tidur bersama mama?

Dampak Negatif Anak Terlalu Lama Tidur Bersama Orang Tua

Banyak dampak negative yang di dapat apabila sang anak terlalu lama tidur bersama Mama. Salah satunya adalah anak menjadi pribadi yang kolokan. Mereka akan manja dan rasa ketakutan yang berlebih. Mereka tidak bisa menyelesaikan masalahnya sendiri dan selalu bergantung pada orang tua. Anak menjadi tidak mandiri ini akan terbawa hingga dewasa nantinya. Itu sangat tidak baik untuk perkembangannya.

Dampak lainnya adalah berkurangnya hubungan Mama dengan sang suami dan untuk sang anak. Ketika ada permasalahan rumah tangga, sang anak dapat mendengarnya membuat pola pikir anak tidak baik. Beberapa penelitian menjelaskan salah satu faktor terjadinya perceraian adalah berkurangnya waktu berdua dengan suami.

Selalu sering tidur bersama anak pun bisa mengakibatkan gangguan kesehatan. Karena berada di satu ruangan yang sama, virus sangat mudah untuk tertular. Itulah beberapa penelitian berpendapat, sebenarnya tidur bersama balita di satu ruangan cukup berbahaya.

Itu beberapa dampak negative membiasakan anak tidur bersama orang tua. Dari sekarang ajar sang anak untuk tidur berbeda ruangan. Jadi dari umur berapa sang anak sudah dikenalkan untuk tidur sendiri?

Berdasarkan penelitian menyatakan, bayi 4 bulan adalah waktu yang tepat untuk bisa diajarkan tidur sendiri. Dari hasil penelitian yang di dapatkan ternyata bayi yang sudah diajarkan tidur sendiri dari umur 4 bulan memiliki rata – rata waktu tidur yang lebih lama daripada mereka yang tidur bersama orang tua. Mereka bisa menghabiskan waktu itu hingga 11 jam per malam daripada mereka yang tidur bersama hanya 9 jam per malam. Tidur sendiri disini adalah berbeda ranjang.

Jangan khawatir apabila sekarang sang anak sudah memasuki usia satu tahun, batas maksimal sang anak tidur bersama adalah 2 tahun. Maka dari sekarang, mama sudah bisa mengajarkan sang anak untuk tidur di kamarnya sendiri atau minimal berada di berbeda ranjang. Namun, ada satu hal yang harus diperhatikan adalah ketika membiasakan tidur sendiri tidak disarankan dibarengi oleh latihan lainnya seperti menyapih dot dan toilet training agar anak tidak mudah stress.

Langkah Mengajari Anak Tidur Sendiri

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengajarkan sang anak tidur sendiri, dibawah ini ada langkah – langkah yang bisa dilakukan:

  1. Tata kamar mereka senyaman mungkin

Ubah suasana kamar anak senyaman mungkin. Ketika mendekorasi ajak anak untuk menentukan jenis kamar seperti apa yang diinginkannya. Dengan begitu anak akan merasa memiliki kamar seutuhnya.  Bebaskan mereka memilih sprei dengan karakter kegemarannya, dan menata mainan favoritnya. Mama hanya memastikan tidak adanya gangguan yang membuat sang anak sulit tidur.

  1. Dimulai secara lembut

Ketika waktunya tiba untuk membiasakan anak tidur sendiri, lakukan secara perlahan. Menyuruhnya langsung tidur dikamarnya membuat sang anak kaget dan merasa tersisih. Apalagi kegiatan ini dilakukan karena akan munculnya anggota baru ditengah – tengah keluarga. Mama harus memberi arahan bahwa dengan mempunyai kamar sendiri menjadi kegiatan yang menyenangkan. Beri pancingan bahwa mempunyai kamar sendiri, sang anak bisa berkreasi sesukanya dikamar. Dengan begitu, tidur dikamar sendiri bukan bagai mimpi buruk baginya. Langkah pertama mama bisa memulainya dengan tidur siang. Waktu ini sangat baik untuk berlatih untuk mengurangi rasa takut.

  1. Lakukan rutinitas tidur yang sama

Biasanya sang anak tidur harus dibacakan dongeng ataupun bernyanyi. Maka lakukanlah yang sama, namun bedanya berada dikamarnya sendiri. Tunggu hingga mereka tidur dengan nyenyak agar mereka merasa tenang. Apabila mereka menyukai untuk dicium, dipeluk atau dibelai saat mau tidur berikan tanpa sungkan, ini mengartikan bahwa ia merasa disayangi dan dijagai.

Aturan jam pun lakukan yang sama. Biasanya, karena mereka tidur sendiri maka jam tidurnya pun berantakan. Jangan menyuruh mereka tidur terlalu cepat ataupun terlambat. Menyuruhnya tidur lebih cepat dari biasanya, anak akan terbangun di malam hari yang membuat kembali ke kamar mama. Memaksanya untuk cepat tidur pun mengakibatkan jiwa sang anak merasa gelisah dan malah membenci untuk tidur dikamarnya sendiri. Konsisten adalah kuncinya.

  1. Mengurangi itensitas melihat sang anak

Saat sang anak sudah berada di kamarnya sendiri, maka kurangi kehadiran mama dan ayah di kamar tidurnya. Dengan begitu, sang anak akan terbiasa sendiri di kamarnya. Katakan pada mereka bahwa tidak ada yang perlu ditakutkan saat dikamar. Mama dan ayah akan selalu siaga menjaganya dari luar dan hadir ketika dibutuhkan. Dengan begitu sang anak akan merasa nyaman dikamarnya sendiri.

  1. Apresiasi anak atas keberhasilannya

Memberi pujian kepada anak saat pagi hari bisa membuat dirinya merasa senang dan semangat untuk tidur sendiri. Beri mereka hadiah sebagai bentuk rasa bangga mama terhadap dirinya. Hadiah bisa berupa pelukan, ciuman atau menu sarapan favoritnya.



0 Comments on "Tips Mengajari Anak Tidur Sendiri"


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Leave a Reply