Highlights

Manfaat Mengajarkan Anak Renang Sejak Dini

Siapa yang tidak suka bermain air? Dari orang tua hingga anak kecil pun menyukainya. Namun ada beberapa anak yang memang takut pada kegiatan satu ini. Apalagi bila sudah berurusan dengan mandi, perlu ekstra kesabaran untuk mengajak sang anak untuk bersentuhan dengan air.

Mungkin untuk para calon orang tua bisa mengajarkan anak untuk tidak takut dengan air sejak dini. Tak hanya untuk calon orang tua, tetapi Mama yang sudah mempunyai anak bisa mencobanya sekarang. Bagaimanakah caranya?

Renang menjadi salah satu caranya. Setiap akhir pekan, Mama bisa mengajak buah hati untuk berenang. Salah satu olahraga ini sangat penting untuk sang anak karena mempunyai banyak manfaat.

Olahraga renang disini bukan seperti kegiatan orang dewasa, namun cukup mengajak anak untuk bisa berkenalan dengan kolam besar.

Perkenalan pertama kali untuk sang anak bisa dimulai dari bak mandi terlebih dahulu, baru perlahan-lahan mengajaknya ke yang lebih besar.

Jangan terlalu memaksa sang anak untuk langsung ke kolam besar, bisa jadi itu akan menyebabkan sang anak takut dengan air. Ubah mindset sang anak bahwa bermain air itu menyenangkan dan menganggap kolam renang adalah tempat bermain untuknya.

Waktu Yang Tepat Saat Memperkenalkan Air

Kapan waktu yang tepat untuk bayi berenang? Untuk bayi yang masih dibawah umur 3 tahun berenang cukup satu kali seminggu. Berapa lamanya berenang tergantung sang anak, bila jari sudah mulai memutih atau keriput angkat sang anak dari kolam. Jangan biarkan anak kedinginan di dalam air. Rata-rata anak sanggup berenang 30 menit lamanya.

Tidak ada aturan jam berapa sang anak boleh berenang, tetapi idealnya adalah saat pukul 08.00-09.00 pagi dan sore pukul 15.00-18.00. Hindari sang anak renang saat teriknya matahari. Sebelum berenang kondisikan bahwa air kolam tidak terlalu dingin.

Di umur berapa tepatnya buah hati boleh dikenalkan dengan kolam renang?

Sebenarnya penentuan di umur berapa bayi boleh berenang tergantung dari kondisi sang anak itu sendiri. Bila dirasa bayi sudah tumbuh kuat, ia diperbolehkan untuk berolahraga renang. Karena setiap anak memiliki pertumbuhan yang berbeda. Dirasa mama mengetahui bagaimana perkembangan sang buah hati apakah siap untuk diajak renang atau tidak. Untuk lebih memastikan apakah sudah aman, konsultasikan kepada dokter agar tidak terjadi sesuatu.

Umumnya, bayi yang sudah siap berenang biasanya dilakukan kalau mereka sudah dapat menegakkan dan mengontrol kepalanya sendiri. Biasanya ini bisa dilakukan pada bayi sekitar usia 4 bulan.

Terpenting adalah anak dalam keadaan sehat, tidak sedang sakit sekalipun itu hanya bapil (batuk pilek). Untuk mama yang buah hatinya memiliki penyakit kelainan bawaan lebih baik di diskusikan terlebih dahulu dengan dokter kapan siapnya untuk sang anak berenang.

Bila melakukan sesuatu beramai-ramai atau dengan banyak orang sangat menyenangkan bukan? Itu juga berlaku pada kegiatan berenang. Ajak teman-teman buah hati untuk berenang bersama. Suasana ramai juga bisa membuuat anak rilex saat berenang.

Jangan takut untuk memulai sesuatu yang baru pada anak. Ajarkan sang anak untuk selalu berani dalam segala hal. Bila mama sudah tidak berani atau grogi untuk mengajarkan sang anak berenang, itu akan berpengaruh pada anak dewasa nanti. Mereka akan diliputi rasa takut dalam memulai sesuatu yang menantang.

Bila memang Mama atau pasangan tidak tega, sekarang ini sudah banyak pelatih renang untuk bayi yang sudah berpengalaman. Cari yang memang mempunyai setifikat dalam hal ini. Jadi tidak diragukan lagi ajarannya. Bahkan sekarang tidak hanya mengajarkan renang, namun ada yang dilengkapi dengan relaksasi. Jadi setelah berenang, buah hati mama langsung dipijat seluruh badan. Membuat sang anak lebih fresh nantinya.

Jangan sampai tidak mengenalkan buah hati dengan olahraga yang satu ini karena memang banyak sekali manfaatnya. Apa saja manfaatnya?

  1. Anak yang diperkenalkan renang sejak dini memilik perkembangan motorik yang lebih baik. Karena dengan berenang seluruh tubuh digerakkan dari mulai tangan, kaki, kepala hingga badan
  2. Kemampuan kognitif seperti berfikir, belajar dan proses memecahkan masalah berkembang. Buah hati terbiasa mendengarkan dan mengikuti instruksi orang lain.
  3. Mudah bersosialisasi dengan sekitar. Seringnya bertemu dengan orang lain membuat buah hati dengan m udah beradaptasi.
  4. Mencegah terjadinya obesitas dengan berenang. Sudah lama renang menjadi obat untuk anak yang rentan resiko obesitas. Bayi yang memiliki berat badan lebih akan malas untuk menggerakan badannya, dengan berenang membuat gerakan lebih mudah dan menyenangkan untuk buah hati.
  5. Mengatur pola tidur dan nafsu makan pada buah hati. Kedua masalah tersebut sangat sering dirasakan oleh mama, maka dari sekarang ajak anak untuk berenang untuk mengatasinya.
  6. Mengajarkan anak untuk tidak takut air. Bayi yang sudah berusia 9 bulan keatas biasanya muncul masalah ketakutan dengan segala hal. Karena semakin besar, maka semakin mudah khawatir.

Itu beberapa manfaat yang bisa mama dapat dari mengajak anak berenang. Kerjakan semuanya dengan menyenangkan sehingga tidak menimbulkan trauma pada buah hati. Persiapkan semua dengan matang sebelum mengajak anak untuk berenang. Pakaikan sang anak dengan baju renang yang pas untuk badannya, dan yang terpenting asupan makan seimbang sebelum memulai olahraga air ini. Jangan sampai buah hati anda renang dengan keadaan perut kosong atau bahkan kekenyangan karena terlalu banyak asupan.



0 Comments on "Manfaat Mengajarkan Anak Renang Sejak Dini"


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Leave a Reply