Highlights

Hal Yang Perlu Dipahami Sebelum Buah Hati Diuap

 

Di cuaca yang tidak menentu seperti ini, sudah pasti lingkungan pun sangat tidak bersahabat. Penyakit akan mudah masuk ke dalam tubuh apalagi dengan kondisi badan yang tidak maksimal. Terlebih itu adalah sang buah hati yang masih mempunyai daya tahan tubuh sangat rentan akan penyakit.

Penyakit yang sering melanda sang buah hati adalah bapil (batuk pilek). Walaupun bukan penyakit serius, namun penyembuhannya pun memerlukan waktu yang sangat lama.

Sudah jelas, sebagai orang tua pastinya akan memberikan pengobatan yang terbaik untuk sang buah hati.

Ketika kita panik melihat sang anak lemas tak berdaya, dengan sigap pastinya Mama dan pasangan langsung memboyongnya ke rumah sakit agar ditangani dengan cepat.

Sebenarnya, banyak tips menyembuhkan anak bapil yang bisa dilakukan Mama. Pemberian obat tradisional adalah salah satunya.

Seperti yang Mama tahu, terlalu banyak antibiotik dalam tubuh pun sangat tidak dianjurkan apalagi untuk anak dibawah umur 12 tahun. Sebisa mungkin beri obat tradisional agar tidak adanya efek samping jangka panjang.

Salah satu pengobatan tradisional yang murah dan mudah dilakukan Mama adalah dengan terapi uap. Tidak hanya bisa dilakukan dirumah sakit, terapi ini bisa dilakukan Mama ketika dirumah.

Manfaat Terapi Uap

Untuk sebagian Mama pastinya sudah tahu dan sudah pernah dilakukan untuk sang anak. Tentunya sudah mengetahui manfaat yang di dapat dari terapi uap. Tetapi tidak ada salahnya kita membahas keuntungan yang didapat dari terapi uap tersebut:

  1. Mencairkan Dahak

Untuk anak dewasa dan para orang tua, mengeluarkan dahak sangat mudah dilakukan. Tetapi itu tidak bagi buah hati. Bayi seringkali susah untuk mengeluarkan dahak karena terlalu kental ataupun tidak paham cara mengeluarkannya. Menggunakan metode terapi uap adalah salah satu yang bisa dilakukan. Uap ini akan mencairkan dahak pada bayi sehingga akan lebih mudah keluar.

  1. Menyembuhkan Radang

Rasa panas pada tenggorokan seringkali membuat sang anak lebih rewel dari biasanya. Itu karena terjadinya penyakit radang pada tenggorokan. Uap panas yang dikeluarkan saat terapi bisa menjadi obat untuk bayi daripada harus meminum obat – obatan kimia.

  1. Meredakan batuk

Batuk sangat mengganggu tidak hanya untuk orang dewasa saja tetapi untuk anak kecil juga. Tidak hanya merasakan gatal pada tenggorokan, sakit dibagian dada pun tidak bisa dihindarkan akibat batuk terus menerus. Karena itu, uap sangat membantu bayi untuk meringankan gatal pada tenggorokan.

  1. Mencegah Penyakit Sinusitis

Penyakit satu ini memang bisa menjangkit siapa saja. Penyebabnya adalah karena virus flu atau pilek yang diserbarkan sinus dari saluran pernapasan atas. Pada bayi, sinusitis bisa dikarenakan virus yang tertular dari sekitarnya.

Diatas adalah beberapa manfaat yang di dapat dari terapi uap. Meskipun begitu, bukan berarti terapi uap tidak memiliki efek samping. Meski efek sampingnya tidak separah dari mengkonsumsi obat kimia, ada baiknya tidak digunakan dalam jangka yang lama dan sering. Berikan terapi uap seperlunya saja, tidak berlebihan.

Efek Samping Terapi Uap

Apa saja kekurangannya? Dibawah ini akan dijelaskan beberapa efek samping yang di dapat:

  • Mulut kering

Memberikan anak alat uap secara sering dengan jangka waktu yang lama dapat mengakibatkan mulut buah hati kering. Bila sudah terjadi, efeknya adalah sang anak akan susah untuk makan dan menimbulkan suara serak. Itu sangat tidak baik untuk kesehatan. Bila buah hati Mama sering terkena batuk, bisa memilih cara tradisional lainnya selain terapi uap. Sehingga meminimalisir terjadinya mulut kering

  • Mudah terkena bakteri

Alat uap sangat rentan akan bakteri, sebab penggunaan alat ini digunakan pada bagian mulut. Jangan samakan alat uap (nebulizer) balita dengan orang dewasa. Bahkan itu sesama balita. Selalu jaga kebersihan nebulizer dari bakteri.

  • Muncul jamur pada rongga mulut

Tubuh bayi masih sangat rentan terhadap apapun, terlebih itu adalah hal yang berbau panas. Susu formula hangat yang diberikan kepada buah hati saja bisa menimbulkan jamur pada rongga mulut bayi, apalagi uap panas yang dikeluarkan nebulizer. Maka dari itu, sering – seringlah membersihkan rongga mulut bayi menggunakan kain kasa bersih atau kain lap sehingga mengurangi munculnya jamur pada rongga mulut.

Itulah beberapa efek samping dari terapi uap yang perlu mama tahu. Pemilihan cara tradisional dalam penyembuhan anak memang perlu tetapi harus tahu batasannya sejauh mana sehingga tidak melukai anak nantinya lagi. Imbangi pengobatan tradisional lainnya sehingga sakitnya bisa berangsur pulih sediakala tanpa bantuan bahan kimia.



0 Comments on "Hal Yang Perlu Dipahami Sebelum Buah Hati Diuap"


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Leave a Reply