Highlights

Bahayakah Minum Kopi Saat Menyusui?

March 22, 2018 By 1 Comment

Mengubah kebiasaan memang menjadi tugas berat bagi kita. Terlebihjika kebiasaan tersebut melekat pada kehidupan sehari-hari. Namun memang, terkadang kebiasaan tersebut harus dipaksa, entah dikurangi atau dihindari sama sekali seiring dengan waktu dan keadaan. Seperti misalnya kebiasaan meneguk kopi yang dulu sering Mama lakukan untuk sekadar relaksasi atau menghilangkan stres setelah seharian beraktifitas.

Tapi, tentu keadaan seperti hamil dan menyusui menjadikan kebiasaan Mama tersebut harus mulai dikurangi. Karena ada kandungan di dalam kopi yang kurang baik jika dikonsumsi berlebih untuk perkembangan buah hati, yaitu kafein.

 

Dampak Konsumsi Kafein pada ASI dan Buah Hati

Meski begitu, bukan berarti Mama tidak boleh sama sekali untuk minum kopi. Namun, Mama harus mulai membatasi konsumsi dari kopi tersebut untuk menjaga kadar kafein yang masuk tidakmelewati batas maksimal yang diberikan, terutama saat Mama sedang menyusui. Hal ini karena kafein yang terdapat dalam kopi tersebut berkemungkinan untuk terproduksi dalam ASI Mama.

Masalahnya, tubuh bayi yang bertugas sebagai filtrasi, ginjal dan hati, belum dapat melakukan proses pemisahan kafein tersebut. Jadi, jangan heran ketika Mama menyusui buah hati setelah meneguk kopi, buah hati akan cenderung rewel dan sulit untuk tidur. Fungsi ginjal dan hati dari buah hati untuk menyingkirkan kafein tersebut baru akan terjad pada usia ke sembilan bulannya.

 

Batas Konsumsi Kafein pada Mama Menyusui

Banyak ahli menyarankan agar ibu menyusui membatasi asupan kafein agar tidak melebihi 300 miligram per hari. Minum lebih dari dua atau tiga cangkir kopi sehari dapat menyebabkan ibu, Si Kecil, atau bahkan kalian berdua menjadi mudah marah, gelisah, rewel, dan sulit tidur.

Tapi ingat, bukan hanya kopi yang mengandung kafein. Kafein juga bisa ditemukan dalam teh, minuman kola, minuman berenergi, dan cokelat. Jumlah kafein dalam makanan dan minuman tersebut pun berbeda-beda.

Agar Mama tetap dapat mengonsumsi kafein tanpa mengganggu proses menyusui, banyak ahli merekomendasikan untuk Mama menyusui membatasi asupan kafein tersebut tidak lebih dari 300mg dalam sehari, yaitu sekitar dua cangkir. Jika Mama mengonsumsi lebih dari batas tersebut, Mama dan buah hati akan cenderung mudah marah, gelisah, rewel, dan yang pasti sulit untuk tidur.

Nah, ini yang penting. Harus Mama ketahui bahwa kandungan kafein bukan hanya terdapat dalam kopi saja, namun bisa juga ditemuan pada teh, minuman bersoda, minuman berenergi, juga cokelat. Jadi, batasi juga konsumsi minuman dan makanan dengan bahan tersebut.

Seperti yang sudah disebutkan di atas, hal ini bukan bentuk larangan keras untuk Mama yang sedang menyusui agar tidak meminum kopi. Namun lebih sebagai anjuran agar tidak berlebihan.



1 Comment on "Bahayakah Minum Kopi Saat Menyusui?"

  1. […] Sudah banyak yang tahu bahwa minuman yang satu ini memang sangat baik untuk mama selama kehamilan. Ternyata ini juga sangat baik dikonsumsi ketika masa persalinan hampir tiba. Sebab yogurt mengandung karbohidrat dan protein yang bisa menambah energi. Makanan ini sangat mudah untuk dibawa – bawa karena pengemasan yang mirip dengan minuman. […]


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Leave a Reply